Kini Giliran Zulfikar Akbar dan TopSkor Rasakan Akibatnya

Sari Roti, Traveloka, Indosat dan sekarang wartawan Harian Olahraga Top Skor, yang mencari masalah dengan ummat Muslim.

BoikotTopskor Zoelfick.png

Sebuah tagar #BoikotTopSkor menggema hingga menjadi trending taufik topik Twitter nomor satu regional Indonesia, buntut dari cuitan salah satu jurnalis harian olahraga Topskor, Zulfikar Akbar.

Cuitan tersebut bernada fitnah pada salah satu ulama kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS), Zulfikar berkata bahwa hasil dakwah yang dilakukan UAS melahirkan umat yang beringas.

Jadi@ustabdulsomad jika ditanya knp negara spt Hongkong menolak Anda krn memang terbukti hasil dakwah Anda selama ini telah melahirkan umat yang beringas”. tulis akun @Zoelfick yang kemudian dihapus.

Zulfikar sempat mencuit beberapa kali tentang Ustadz Abdul Somad yang ditolak dan dipulangkan ke Indonesia saat mendarat di bandara Hong Kong.

Ada netizen yang membela dan menganggapnya sebagai suatu kritikan pada Ustadz Abdul Somad, namun mayoritas Warganet melihatnya sebagai sebuah hinaan terhadap ulama.

"Mungkin dia bete nebak skor mulu, nyoba bikin framing nyinyir ulama biar tenar, akhirnya #BoikotTopskor." kata akun @bagasherlamba14
Atas cuitan itu, Harian Top Skor lewat akun Twitter mengeluarkan pernyataan atas pemecatan Zulfikar Akbar dari pekerjaannya.
Terhitung mulai hari ini, Selasa (26/12), manajemen TopSkor telah memutuskan hubungan kerja dengan Zulfikar Akbar @zoelfick. Maka sjk saat ini segala aktivitas yg dilakukan oleh sdr Zulfikar bukan lagi jadi tgg jwb institusi TopSkor. Wassalam

Tak lama, Zulfikar lewat akunnya langsung meminta maaf dan menerima status pemecatan yang diberikan oleh Pemimpin Redaksi Topskor, Yusuf Kurniawan.

Zoelfick BoikotTopskor.png

Hehehe... Cuitan-mu bisa membuatmu kehilangan pekerjaan, jangan main-main dengan umat Muslim. Satu dari kami, ingin mengunggah cuitan Zoelfick bulan Oktober lalu yang menyinggung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang ternyata mengarah balik ke dirinya sendiri.

Zoelfick Tweet.png

Awalnya sih bingung, siapa Zulfikar ini? Ah ternyata cuma wartawan pro Ahok yang kerap menyindir ulama lewat akunnya, memang sudah jadi ciri khas para pendukung Rezim Panik kalau menghina islam dan ulama.

Akun Twitternya punya lencana (badge) verifikasi centang biru, ah tapi itu sudah bisa dibeli kok lewat TwitterID datang saja ke kantornya hehe atau cukup siapkan $850 dan kamu sudah bisa punya akun verified. Wuih, gengsi ya.

Unik memang, mayoritas jurnalis media yang pro rezim panik penjual aset negara ini terkesan melakukan kampanye melawan Muslim.

Ditambah belakangan kaum LGBT menang di Mahkamah Konstitusi (berita BBC Indonesia pertengahan Desember), masa depan NKRI semakin terancam.

Jangan mentang-mentang berkuasa, seenak jidat melawan dan menindas segala yang mereka mau. Yah, kami berharap di 2019, negara ini punya presiden baru benar-benar 'kerja' dan kebijakan tidak berpihak kapitalisme.

Kini Zulfikar Akbar dan TopSkor sudah rasakan akibatnya, beberapa perusahaan besar lain juga sebelumnya terkena imbas, ini efek kalau merekrut pegawai cuma dilihat dari gelar dan ijazah, hehehe.
Kini Giliran Zulfikar Akbar dan TopSkor Rasakan Akibatnya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Shiroma Midun