Larangan Johnny's Dicabut, Minimalisir Skandal AKB48 Group?

Larangan Johnny's & Associates Kembali Dicabut, Disebut Bisa Minimalisir Skandal AKB48 Group. 


Larangan Johnny's Dicabut Skandal AKB48 Group

"Well, dengan adanya peraturan baru ini, mereka (Johnny's) tidak perlu lagi membayar member murahan dari 48/46 Group hanya untuk memberitahu dunia bahwa mereka ada." tulis akun @Aiex_is_sanchez.

Kicauan menohok itu mengomentari peraturan terbaru dari asosiasi kumpulan pria setengah jadi dalam lingkaran clan Johnny's Jimusho bahwa kini aktor-aktor cecunguk mereka tidak lagi dilarang untuk eksis di internet.

Johnny's Ubah Aturan 

Kemarin Nishikido Ryo menghadiri konferensi pers peluncuran film terbarunya, 'Hitsuji no Ki' yang disutradarai oleh Daihachi Yoshida.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh Foreign Correspondent's Club of Japan (FCCJ) itu, Ryo membuka acara dengan menggunakan bahasa Inggris yang cukup fasih.

Larangan Johnny's Dicabut Skandal AKB48

Poin penting dari pertemuan dirinya dengan media memberitahukan bahwa kini asosiasi Johnny's mencabut larangan penggunaan dan penyebaran gambar aktor mereka khususnya secara online di Internet.
Sebelumnya pihak Johnny's Entertainment memiliki aturan untuk membatasi penyebaran dan penggunaan gambar aktor-aktor mereka di majalah. 
Meski demikian, pencabutan larangan itu hanya berupa gambar ketika talent mereka berada di atas panggung (on-the-stage), wawancara (interview) serta keperluan konferensi pers (press conference).

Sejak larangan dicabut, sejumlah media lokal baik online maupun cetak baru berani menggunakan foto-foto para talenta Johnny's di situs mereka.

Selain itu, beberapa cecunguk dari clan Johnny's telah membuat akun media sosial seperti blog (Ameblo), hingga Twitter, kini mereka merasa merdeka dari manajemen diktator.

Aturan baru ini disambut positif, bukan cuma penggemar Johnny's namun berbagai fandom idol.

Sebab, mereka menilai inilah cara minimalisir skandal member, agar aktor-aktor dalam Johnny's & Associates dikenal banyak orang khususnya luar Jepang tanpa harus 'menyewa' gadis-gadis idol group, bukan cuma AKB48 tapi grup lain juga.

Seperti yang telah diketahui sudah banyak beredar berita skandal kencan dan seeksual melibatkan anggota Johnny's dengan member grup idola yang terikat aturan hingga gadis di bawah umur.

Terlepas dari apa tujuan pelaku, ke depannya akan banyak media yang lebih bebas menggunakan gambar talent Johnny's Entertainment, sebelumnya hanya majalah Shukan Bunshun yang berani melakukannya - mental baja.