Fitur Baru LinkedIn yang Cocok untuk Brand

Kalau LinkedIn selama ini tidak termasuk dalam strategi bisnis di media sosial Anda, silakan dipikirkan kembali. Per tahun ini, mereka merilis sejumlah fitur terbaru yang layak dicoba bagi Anda pengusaha yang menekuni bidang daring. 

Karena kebanyakan pengguna mengira LinkedIn sebagai wadah "CV Online" untuk menarik perhatian perusahaan yang akan merekrutnya. Sekarang, zaman sudah berubah. LinkedIn yang akan merilis fitur Story mirip Instagram dan Snapchat itu juga bisa dimanfaatkan lebih dalam lagi. 

fitur baru linkedin


Pertama: Live Video – Di waktu yang tak ada duanya, kami telah melihat para brand dan pembuat konten menggunakan fitur Live Video lebih sering dari sebelumnya. 

Jelas tidak mengherankan. Karena memulai Live Streaming menyediakan cara bagi orang-orang untuk terhubung dan terlibat dengan komunitas mereka dengan cara yang lebih menarik, terukur, dan sepenuhnya digital
 
Seolah jadi resep sempurna untuk membangun rasa komunitas yang lebih kuat dalam situasi dunia yang tak menentu ini. Dalam hal ini, LinkedIn Live bakalan sangat membantu. 

Menurut platform tersebut, video Live LinkedIn mendapatkan rata-rata 24x lebih banyak komentar daripada video asli yang diproduksi oleh brand yang sama. 

Namun, LinkedIn Live Stream Video masih belum tersedia untuk semua orang. Untuk mendapatkan akses, pengguna harus menyerahkan formulir aplikasi untuk nantinya ditinjau terlebih dahulu. Menurut LinkedIn, proses peninjauan memperhitungkan hal berikut ini: 
  • Video dan keseluruhan jenis pembuatan konten 
  • Ukuran audiens dan riwayat keterlibatan akun 
  • Akun Anggota atau Halaman memiliki reputasi yang baik 
  • Fitur Two Factor Authentication (2FA) harus diaktifkan di pengaturan akun. 
Penyiar yang lakukan Live Streaming juga perlu menggunakan alat streaming pihak ketiga yang kompatibel untuk melakukan LinkedIn Live. 

Tapi setelah Anda siap, memulai Live Stream di LinkedIn membawa banyak manfaat bagi bisnis Anda, mulai dari membangun komunitas hingga meningkatkan "Brand Awareness" atau reputasi produk juga bisa. 

Lalu dengan menggunakan layanan Live streaming di LinkedIn, Anda dapat membagikan video streaming Anda ke beberapa platform sekaligus seperti Facebook, Twitter, Instagram. 

Selain itu, pengikut LinkedIn Anda akan diberi tahu setiap kali Anda memulai Live Stream, yang merupakan cara terbaik untuk menjangkau komunitas Anda dan meningkatkan eksposur Anda di platform. 

Kedua: Audio Pengejaan Nama – Fitur pengucapan nama atau "Name Pronunciation" di LinkedIn adalah tambahan sederhana namun efektif untuk platform, dan sangat bagus untuk mempromosikan penyertaan tempat kerja pastinya. 

Berkat fitur baru ini, pengguna sekarang bisa merekam klip berbentuk audio durasi maksimal 10 detik dan menambahkannya ke profil mereka, sehingga pengguna lain dapat mendengarkan rekaman tersebut untuk mempelajari cara mengucapkan nama mereka dengan benar.  

Seperti yang dijelaskan oleh juru bicara LinkedIn, "Pengucapan yang benar bukan hanya sopan santun biasa - ini adalah bagian penting dalam membuat kesan pertama yang baik dan menciptakan tempat kerja yang inklusif." 

Sebagai brand yang berbisnis secara daring juga, mendorong Anda untuk memberikan wawasan ini adalah cara yang berharga untuk menunjukkan komitmen Anda terhadap inklusi dan dapat mendorong kumpulan kandidat yang lebih luas dan lebih beragam untuk peluang perekrutan Anda. 

CATATAN: Saat ini Anda tidak dapat merekam atau mengedit pengucapan nama Anda di situs desktop LinkedIn. Cara menambahkan audio pengejaan nama hanya dapat dilakukan di LinkedIn iOS dan aplikasi seluler Android.

Ketiga: Polling – LinkedIn Polls / Jajak Pendapat merupakan fitur baru yang menarik untuk meningkatkan interaksi cepat di platform. Apakah topik Anda ringan dan terlalu berat - seperti penutup email - atau sesuatu yang lebih serius - seperti kebijakan SDM - jajak pendapat adalah cara yang efektif untuk mendapatkan tanggapan cepat dari jaringan profesional Anda. 

Howie Fung, yang notabenenya Manajer Produk Senior di LinkedIn, menjelaskan, "Meminta masukan dari jaringan Anda - dan memberikannya kepada orang lain - adalah cara yang bagus untuk mendapatkan masukan yang relevan dan terinformasi, sekaligus menarik minat percakapan dan diskusi baru dengan koneksi Anda." Selain itu, Anda dapat menggunakan Polling LinkedIn sebagai batu loncatan untuk memulai percakapan.