Aspheric, Jenis Lensa Kamera di Smartphone Masa Kini

Aspheric, Jenis Lensa Kamera di Smartphone Masa Kini - Lensa merupakan faktor penting dalam hal fotografi. Benda kecil terbuat dari lapisan kaca tersebut seakan jadi pintu masuk untuk cahaya yang dicitrakan beragam sensor tertentu. Kualitas lensa bagus atau jelek bakal mempengaruhi gambar atau foto yang dihasilkan.

Lensa Aspherical Jenis Smartphone

Ada berbagai macam istilah pada lensa kamera, biasanya terdiri dari ED / SLD / LD / ULD / ELD. Huruf singkat tersebut memiliki makna tersendiri dan seakan jadi tingkatan pada sebuah kualitas gambar yang dihasilkan dari jenis masing-masing lensa.
  1. ED artinya Extra-Low Dispersion.
  2. SLD artinya Special-Low Dispersion.
  3. LD artinya Low Dispersion.
  4. ULD berarti Ultra-Low Dispersion.
  5. dan ELD artinya Extraordinary-Low Dispersion.
Seluruh jenis lensa tersebut memiliki kata "Low-Dispersion", binatang apakah itu?

Dispersi merupakan proses dimana cahaya polikromatik mengalami penguraian (Putih / Bening), ke tingkatan monokromatik (Cahaya Pelangi). Peristiwa tersebut akan muncul dalam terjadinya prisma cahaya, teori ini pastinya sudah dibahas lewat mata pelajaran Sains sewaktu di bangku sekolah.

Semakin rendah dispersi pada lensa dalam fotografi maka bakal meminimalisir proses terjadinya peristiwa pembiasan dari cahaya putih bening ke monokromatik, bahkan cenderung jarang terjadi.

Sekarang simbol ED merupakan tanda bahwa sebuah lensa dianggap bagus ketika menjaga dispersi tersebut supaya terus merendah. ED Lens dapat jadi faktor utama untuk transmisi cahaya berkualitas.

Lensa ED juga bisa mengatur fokus pada obyek agar lebih cepat, dan ketika dilihat dari viewfinder akan tampak cerah sehingga hasilnya pun terbilang memuaskan.

Tapi ya namanya teknologi selang dua hari saja pasti ada kemajuan sekecil apapun itu, kini produsen lensa tak cukup puas dengan hal tersebut. Mereka berlomba saling pamer serta adu inovasi setiap kali memproduksi lensa baru.

Sebegitu sempurnanya kah? Tentu tidak. Lensa ED juga memiliki kekurangan seperti masalah distorsi cahaya hingga spherical kerap menimpanya.

Persoalan mengenai spherical sering terjadi penyebabnya akibat bentuk lensa cembung alias sphere, biasa ditemui di mayoritas kamera konvensional. Adanya pembiasan titik fokus pada lensa akan membuatnya sulit menangkap fokus dengan baik.

Edmunoptics.com pernah merilis perbandingan berupa obyek cahaya berkekuatan 589,3 nm dalam sudut 1° yang menimbun lensa Spherical dan Aspherical (Asperis), rupanya lensa aspherical langsung menghasilkan pembiasan fokus cukup berbeda signifikan dalam kadarnya tersendiri.

Sementara lensa Spherical bisa meraup angka 715,80 μm, Aspherical cuma menghasilkan 9,25 μm saja. Tentu makin kecil angka pembiasan kualitasnya makin bagus, standar acuan mutlak.

Lensa Spherical Aspheric Perbandingan

Lensa Apheric di Smartphone

Zaman berubah, sekarang fotografi bukan cuma soal domain kamera dipadu lensa copot-pasang alias SLR saja.

Sudah cukup banyak Smartphone yang menerapkan mekanisme cara kerja SLR. Maka tidak heran ponsel di rentang harga Smartphone flagship yang punya kualitas kamera sangat bagus bahkan cenderung lebih baik.

Salah satunya mengadopsi pula lensa Aspherical untuk kamera ponsel. Sebagai contohnya Smartphone yang baru rilis, Huawei Nova 3i. Agak kurang mengejutkan kalau salah satu perusahaan teknologi terbaik asal China ini menelurkan inovasinya kembali.

Karena untuk sekadar mengerjakan R&D, sebagaimana dikutip CNET, Huawei menggelontorkan dana 14 miliar dolar AD cuma buat Research & Development (Riset / Penelitian dan Pengembangan). Jadi Huawei itu bukan perusahaan yang asal jiplak kreatifitas pihak lain, inovasinya selalu ditunggu sama seperti Apple, Samsung dan Sony.

Dana $14 Miliar untuk riset serta pengembangan tersebut juga jadi yang ketiga hanya di bawah Alphabet (induk Google) dan Amazon.

Memang harus diakui, Huawei Nova 3i tidak masuk kategori Smartphone Flagship. Namun keberanian Huawei menyematkan lensa Aspherical jadi sebuah perhatian baru untuk, pangsa pasar ponsel sekaligus penikmat gadget dan teknologi.

Inovasi Huawei di sektor kamera seakan membuat mereka naik kelas jadi "King Maker", belum lama ponsel unggulan mereka Huawei P20 Pro menggentarkan jagat perponselan karena kualitas kameranya yang luar biasa mendapatkan skor DxO Mark sekaligus dapat predikat HP dengan kamera terbaik saat ini mengalahkan Samsung, Sony apalagi Apple.

Kamera pada Huawei Nova 3i terbukti dapat hasilkan kualitas gambar lebih jernih dari biasanya berkat Aspherical Lens. Maka tidak heran, pecinta fotografi yang mengandalkan kamera ponsel banyak beralih haluan ke perangkat telepon genggam seharga Rp 3 jutaan tersebut.

HP yang pakai Lensa Aspherical

Cuma segitu? Nope!

Huawei Nova 3i sudah disematkan sebuah fitur menarik bernama Multichannel Image Recognition, apa fungsinya? Yakni untuk memisahkan citra objek kemudian digabungkan dengan memanfaatkan teknologi canggih Artificial Intelligence (AI) yang juga telah tersedia pada Smartphone ini. Proses tersebut terbukti dapat menghasilkan kualitas foto / gambar lebih baik daripada ponsel saingan di harga setara.

Harga dan Spesifikasi Huawei Nova 3i

Jaringan
KoneksiGSM / CDMA / HSPA / LTE
SIM Nano dan Dual SIM Standby
Sinyal4G / 3G / 2G / GPRS / Edge
KecepatanHSPA 44.5/5.79 Mbps
GPRSYa
EDGEAda
Platform
SistemAndroid OS, v8.1 (Oreo) || Kustomisasi EMUI 8.2
ProsesorOcta-core (4x2.2 GHz Cortex-A73 & 4x1.7 GHz Cortex-A53)
Chipset / CPUHiSilicon Kirin 710
GPUMali-G51 MP4
Bodi
Dimensi159.7 x 73.9 x 7.4 mm (6.18 x 2.99 x 0.32 in)
Berat171 gram
SertifikasiTidak Ada
WarnaHitam, Putih, Ungu
Layar
JenisIPS LCD capacitive touchscreen, 16 juta warna
Ukuran6,3 inci
Resolusi1080 x 2340 piksel (Full HD+)
Rasio19.5:9
MultitouchYa
ProteksiCorning Gorilla Glass 4
SensorFingerprint Belakang, Accelerometer, Gyroscope, Proximity, Compass
Memori
EksternalYa, microSD Card hingga 256GB
JenisHybrid - Pakai Slot SIM 2
Internal64GB / 128GB Storage
RAM4GB dan 6GB
Kamera
BelakangDual 16MP, autofocus, LED flash
FiturGeo-tagging, touch focus, HDR, face detection, AI Beauty, panorama, depth sensor
Video1080p@30fps
DepanDual 24 MP f/2.0 + 2 MP
Multimedia
MusikYa
RadioFM Radio
GamesJelas Bisa
NFCTidak Ada
PenandaMP3, WAV ringtones
LoudspeakerTentu Saja
3.5mm jack audioTersedia
AudioDTS:X Surround Sound
Baterai dan Power
JenisNon-Removable / Tidak Bisa Dilepas - Li-Ion
Kapasitas3340 mAh
Talk time 3G15 Jam
Fast ChargingYa, Quick Charge 3.0
USBMicroUSB 2.0 / USB On The Go (OTG)
Perilisan
DiluncurkanAgustus 2018
Harga
Harga BaruRp 4,1 Jutaan
Harga BekasRp 3,8 Juta (2018)