Sebelum Beli Smartphone Flagship Perhatikan Tips Berikut

Sebelum Beli Smartphone Flagship Perhatikan Tips Berikut - Sebagian besar masyarakat mengklasifikasikan tingkat Smartphone berdasarkan harga yang dibanderol produsen. Karena pertimbangan harga rata-rata dipantau sepadan dengan jeroan atau spesifikasi hingga fitur tersedia pada ponsel, ya walaupun memang tak selalu sesuai ekspektasi namun level HP paling tinggi akan dianggap mahal dari segi harga, pastinya.

Smartphone Flagship Xiaomi Pocophone F1

Jenis tingkatan Smartphone berdasarkan harga itu cukup dinamis, apalagi yang paling bawah. Mari ulas satu per satu level ponsel tersebut.

1.) Entry-Level: Tingkat terbawah ini sebuah ponsel cuma punya layanan apa adanya cukup realistis memang, asalkan fitur mendasarnya berfungsi dengan baik. Biasanya untuk harga berkisar dibawah Rp1,5 jutaan. Contohnya: Xaomi Redmi 5A.

2.) Mid-range: Kadang juga sering dibilang 'Budget-phone', Smartphone satu tingkat diatas entry-level ini memiliki banderol harga diatasnya dan terjangkau apabila dibandingkan dengan HP lain kalau dilihat dari spesifikasi serupa. Misalnya: Asus Zenfone Max Pro M1, Infinix Zero 5 Pro, Vivo Y83 hingga Huawei Nova 3i.

Memang harus diakui bahwa persaingan Smartphone jenis mid-range rentang harga Rp2 jutaan cukup ketat, sebab masyarakat tanah air bersikap realistis dalam menentukan layak atau tidaknya ponsel dibeli berdasarkan spesifikasi. Nah, di Mid-range ini paling pas harga tak terlalu mahal dan jeroannya boleh dibilang bagus, produsen sering kali bersikap tarik ulur terhadap banderol harga.

Selain Xiaomi dan Asus, merek ponsel lainnya berlomba-lomba memproduksi Smartphone di kisaran harga serupa namun spesifikasi tetap menggiurkan. Sayangnya selalu ada alasan kenapa Advan, Honor, Motorola dan Infinix tidak mendapatkan hype setinggi Xiaomi.

3.) High-End: Naik satu tingkat, harga ponsel jenis ini mulai terbilang mahal awalnya karena memang paling dekat dengan level teratas yakni Flagship, setidaknya dari segi spesifikasi serta fitur menarik. Rerata Smartphone di tingkatan High-end punya fitur jauh diatas Mid-range namun satu tangga di bawah Flagship walau tidak semua.

Kalau Anda merasa ragu beli ponsel Flagship karena takutnya banyak fitur dan gimmick sia-sia tidak terpakai, nah Smartphone dalam tingkatan High end cukup cocok bagi Anda. Untuk harga rata-rata kisaran Rp4 juta sampai Rp6 juta. Misalnya: Samsung Galaxy A7.

4.) Flagship: Dan ini tingkatan paling tinggi pada Smartphone. Secara harfiah Flag berarti bendera, Ship adalah kapal, dalam kata lain jadi Penanda Kapal istilah disini dianggap ke Ponsel tercanggih spesifikasinya, teratas harganya, terkenal luas popularitasnya karena dua faktor tadi, yang menandai atau mewakili produsen / merek.

Contoh kecil: Apabila orang menyebut LG langsung terpikirkan produk mobile termahal mereka seperti LG G7+ atau, Apple iPhone X, Samsung dengan Galaxy Note9, Oppo bersama Find X, hingga Xiaomi diwakili Mi 8 / Mi Mix series.

Kalau Anda memiliki dana lebih dari Rp12 juta yang notabenenya rerata harga Smartphone flagship saat ini, silakan pertimbangkan ponsel tingkatan mana yang menarik minat Anda. Mulai dari entry-level realistis, mid-range layak beli, high-end elegan, atau flagship premium. Daripada makin bingung sebaiknya pertimbangkan beberapa alasan berikut:

Sesuaikan Kebutuhan 

Bagi saya ini faktor penting sebelum ganti HP. Niatnya mau tampil gaya menggenggam Smartphone flagship, jika yang dibutuhkan cuma ada di mayoritas ponsel flagship semisal gaming grafis rata kanan, multitasking lancar jaya, fitur premium dan eksklusif lainnya, kebutuhan jangka panjang, maka ini jadi pertimbangan bagus.

Namun kalau hanya sekadar butuh HP baterai tahan lama buat lancar seharian malas ngecas terus, itu di kategori entry-level juga banyak. Atau gaming realistis asalkan tidak lag saat dimainkan, mid-range pilihan terbaik.

Mengalihkan Uang untuk Barang dukungan 

Sekarang harga Smartphone flagship terpaut jauh hingga tiga kali lipat dari ponsel Mid-range. Alangkah baiknya apabila tidak butuh fitur yang bisa dibilang masih tahap Beta di HP Flagship, dananya bisa dialihkan ke barang kebutuhan lain sebagai penunjang aktivitas misalnya Laptop. Beli ponsel empat jutaan kategori high-end rasa flagship dan laptop bertenaga Intel Core i5.

Tidak Terasa Perbedaan Signifikan 

Bagi Anda kaum Antutudiyah dan selalu menjadikan skor Antutu Benchmark, GeekBench, atau sejenisnya sebagai acuan pemisah antara Smartphone Flagship, high-end hingga mid-range memang wajar apabila ketiganya terpaut sangat jauh.

Dilihat dari angka skor jaraknya bisa hanya belasan ribu, puluhan atau bahkan ratusan ribu. Namun jika mengacu kinerja ponsel saat sedang digunakan amat sangat tidak terasa, saya membuktikannya.

Kalau dulu sebelum 2017 memang AnTuTu mempertimbangkan jumlah kapasitas internal storage, memori RAM, prosesor yang disematkan, namun kini dalam versi terbaru hal tersebut tidak berlaku lagi. Terkadang ada saja ponsel flagship kalah telak dalam jumlah skor oleh smartphone high-end.

Sedangkan di faktor kamera baik Smartphone Flagship, mid-range, hingga high-end walau ada perbedaan tapi tidak terlalu signifikan dalam memotret kondisi cukup cahaya. Bedanya bakal terasa saat dipakai buat berswafoto keadaan minim cahaya (Lowlight).

Flagship will always be Flag-ship 

Dari seluruh faktor yang telah dijabarkan tadi, beli Smartphone Flagship jelas akan memberikan Anda banyak benefit keuntungan. Mulai dari performa terjamin dapat melahap seluruh aplikasi dan game di Google Play Store. Sampai segi kamera bablas terus buat memotret di kondisi apapun, malam dan siang.

Hingga fitur premium seperti desain dan bodi ponsel disematkan sertifikasi militer, tahan air, debu, dan goncangan. Lalu jika punya uang Rp12 Juta mau beli Smartphone dalam tingkatan yang mana? Kembali pada kebutuhan pribadi, itu uang milik Anda dan Anda lah sepenuhnya berhak tentukan serta bertanggung jawab dari pilihan tersebut.
Sebelum Beli Smartphone Flagship Perhatikan Tips Berikut Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Shiroma Midun