Keyakizaka46 Moriya Akane 1st Photobook Subconscious Review

Sebagai salah satu member yang dianggap paling 'berisi' di Keyakizaka46, kurang afdhol memang kalau Moriya Akane belum merilis solo gravure Photobook perdananya. Kali ini ia berhasil mendapatkan kesempatan tersebut, judul PB debutnya adalah "SUBCONSCIOUS".

Gadis akrab disapa Akenen itu telah melakukan sesi pemotretan sepanjang kuartal pertama 2019. Lokasi syuting yang dipilih yakni Côte d'Azur, sebuah pantai mediterania populer akan keindahannya di negara Prancis.

Moriya Akane 1st Photobook Subconscious Keyakizaka46 PB Gravure

Seperti biasanya, Photobook Subconscious Moriya Akane akan dilengkapi juga dengan pose menarik berbalut lingerie, bikini / pakaian renang / swimsuit, yang notabene konten paling menarim serta ditunggu oleh fans Keyakizaka46 selama ini.


Lokasi Pemotretan

Selain pantai, Cote d'Azur terkenal bangunan kuno yang masih kokoh berdiri pasca WWII. Ada pasar malam menarik ramai pengunjung wisatawan asing atau turis lokal.

Moriya Akane pun berpose di sejumlah spot menarik Instagramable lah pokoknya. Dan tercantun dalam beberapa halaman photobook Subconscious miliknya menjadi nilai tambah tersendiri seolah buat memperkenalkan obyek wisata daerah itu.

Uniknya karena wilayah tersebut dekat dengan negeri kecil jadi mereka mampir ke Monaco untuk lakukan pengambilan sejumlah adegan photoshoot selama musim gugur 2018 silam. Negara Monako terkenal oleh bentuk dan warna bendera sama persis seperti Indonesia.

Tahukah Anda, ketika proses editing ada beberapa gambar yang ternyata hasilnya dinilai kurang begitu memuaskan. Sehingga Moriya Akane terpaksa lakukan potret ulang di suatu regional di Prefektur Niigata, distrik Minato Tokyo dan Pulau terluar Okinawa.

Total Penjualan Subconscious

Kesuksesan sebuah photobook member Sakamichi Series dan AKB48 Group ditentukan berdasarkan seberapa besar antusiasme penggemar membelinya (Demand) serta total penjualan keseluruhan versi. Rangkuman Oricon Weekly Book Chart jadi referensinya paling utama bagi perusahaan mana pun.

Subconscious Moriya Akane First Photobook Akanen_7

Sebagai info tambahan, photobook "Subconscious" dirilis dalam tiga versi yakni Reguler, Amazon, dan HMV ver. Ketiganya punya banderol harga berbeda paling mahalnya adalah ¥1945 sekitar Rp 253 ribuan.

Mengenai total sales hari dan minggu pertama Moriya Akane berkomentar, "Saya senang ketika diberitahu bahwa saya akan dapat giliran rilis photobook. Sejak itu saya mencari referensi pose, Shiraishi Mai paling sukses sejauh ini jadi saya bertumpu pada bagaimana cara dia berpose depan lensa kamera."

"Tidak keberatan sama total penjualan Subconscious. Karena sejak awal target saya dan tim staf tidak setinggi angka itu jadi saya harus lebih kerja keras agar menyamai rekor senior di Nogizaka46 walau sebenarnya tantangan tersebut sangat sulit." lanjut Akanen sebagaimana lansiran Modelpress JP.

Bagaimana cara mendapatkan photobook Subconscious Moriya Akane 1st PB? Jika Anda berminat beli, silakan menuju situs Amazon sebab e-Commerce terbesar dunia itu menyediakan pengiriman ke Indonesia estimasi maksimal tujuh hari sampai.

Anda juga bisa meminta bantuan rekan yang berada di Jepang. Kami sarankan trik kedua ini sebab lebih mudah dan cepat, atau mungkin banyak dari Anda memilih menunggu hasil scan berbentuk file format RAR Scanned.

Photobook Subconscious Moriya Akane diterbitkan oleh penerbit Shogakukan yang juga rutin menerbitkan DVS, kamus, manga, majalah, karya sastra, kreatif nonfiksi dan lainnya. Mereka juga sebelumnya terbitkan PB punya Nagahama Neru, Ikuta Erika, Nishino Nanase, Okada Nana, Oita Aika, Suda Akari, Yahagi Moeka, Atsuko Maeda dan Shibata Aya.

Subconscious berjumlah total 160 halaman dengan konten di dalamnya gravure Moriya Akane, wawancara / interview, penjelasan dan pembelajaran mengenai lokasi tempat pemotretan yang bersejarah.

Menurut rencana Moriya Akane 1st Photobook Subconscious akan terus dicetak ulang (reprint) serta dijual lagi hanya apabila permintaan (Demand) cukup tinggi sebagaimana Keyakizaka46 lakukan terhadap Nagahama Neru dan Watanabe Risa.