Review Risutaato: Ex AKB48 Owada Nana 1st Photobook

Satu lagi mantan anggota AKB48 yang baru dapat jatah merilis Photobook usai lulus adalah Owada Nana yang berjudul "Risutaato / Restart (りすたあと)". Naanya bakal rilis PB pertama dia sepanjang karirnya sebab selama menjadi member AKB dia belum pernah mendapatkan kesempatan emas tersebut.

Owada Nana Photobook Risutaato 1st PB Naanya RAR

Buat nunjukkin kalau Nana Owada layak mendapatkan Photobook Risutaato ia harus malang melintang gravure di berbagai majalah mingguan mau pun bulanan Jepang seperti Young Animal, Champion, Manga Action, SPA, UTB+ Magazine, FLASH, dan sejenisnya.

Tentu perjuangan tak mudah itu pada akhirnya berbuah manis dengan munculnya kesempatan meluncurkan Owada Nana Photobook "Risutaato". Naanya keluar dari AKB48 akibat ulahnya sendiri berbuat skandal kala itu bersama teman sebayanya Nishino Miki yang juga graduate.

Popularitas keduanya semakin menurun drastis semenjak mereka berdua grad. Owada Nana mencoba peruntungan jadi MC / Host berbagai program acara televisi namun tak berlangsung lama.

Di sisi lain Miki Nishino justru lebih kelam, ia bahkan terpaksa bekerja sebagai pelayan di sebuah bar. Kemudian keluar karena gajinya dinilai kurang, masuk lagi jadi bartender lalu berhenti. Miki pernah curhat membandingkan kehidupan dia saat jadi member AKB48 yang selalu makan enak tiap hari kini berbanding terbalik.

Owada Nana meneruskan kiprahnya yaitu dengan membuat akun Channel YouTube perdana. Sayangnya, konten bikinan Naanya yang dinilai monoton bikin dia juga gagal jadi YouTuber hingga kanal miliknya terlantar berbulan-bulan tanpa video terbaru.

Lokasi Potret

Cukup mengambil latar belakang budaya tradisional Jepang dipadukan dengan ciri khas Gravure terbaik Owada Nana, proses pemtrotetan Photobook Risutaato bukan di luar negeri sebagaimana member dan eks anggota 48 Group pada umumnya tatkala merilis PB.

Naanya memilih lokasi wisata lokal, situs budaya sejumlah kota seperti Saitama, Nagoya, Kyoto, Fukuoka, Aichi, Gifu, Yokohama, dan semua ciri khas Japanese termasuk gravure mengenakan pakaian tradisional Kimono dipilih buat pengambilan gambar. Tentu nuansa baru tercipta dalam sebuah Photobook yang menarik apakah bakal ditiru oleh member AKB48 Group dan Sakamichi Series ke depannya.

Out of context terjadi pada Preview yang diunggah penerbit. Dimana pakaian renang atau bikini selalu ada walau tak di kolam renang dan pantai, terutama pada Photobook Owada Nana Risutaato ia memilih pakai swimsuit di spot wisata bersejarah.

Total Sales

Rendah tingginya angka penjualan sebuah photobook menjadi acuan utama alias tolak ukur kesuksesan berhasil tidaknya memikat perhatian publik khususnya fans. Owada Nana pada Risutaato disebut hampir memenuhi target rerata sebagai ex member yang nyaris tenggelam karirnya.

Naanya Risutaato Photobook Owada Nana 1st PB Scan_8

Selain retail fisik, data situs berupa Oricon Digital Weekly Books juga kerap menjadi referensi berbagai pihak dalam menilai sukses tidaknya penjualan karya seorang artis, dalam hal ini Photobook.

Sayang beribu sayang, Naanya rumornya gagal penuhi target awal. Kegagalan dan kesuksesan dalam mencapai target merupakan penentu apakah yang bersangkutan bakal mendapatkan jatah photobook edisi berikutnya.

Ada banyak faktor mengapa penjualan Photobook Risutaato Owada Nana lesu. Satu hal yang pasti harga jauh di atas rata-rata, jika member aktif 48 Family saja membanderol ¥1944 dan banting tulang buat promo supaya capai target, PB Naanya justru punya Price Tag lebih tinggi yakni 2916 Yen. Sangat signifikan perbedaannya.

Padahal, Photobook Risutaato Owada Nana dirilis dalam tiga varian. Antara lain versi Amazon Prime Japan, HMV Loppi, Rakuten Limited Edition, 7net, beserta edisi Reguler yang dijual outlet toko buku terdekat semuanya punya Cover aka Sampul berbeda pula.

Sudah sewa juga fotografer profesional papan atas Kazutaka Nakamura. Pria melegenda itu pernah menangani Photobook Subconscious Moriya Akane, Saito Asuka, Sato Kumi, Hontou no imi de otona ni naru to iu koto-nya Oba Mina, Sayumi Michisige, Miyuu, Nagao Mariya Joshua, Yaketa Kasai Tomomi, Shinoda Mariko Pendulum /  Memoris, Jiyuu to Iukoto Sakurai Reika, Paruru Komaru, Namida no Yukue Miyazawa Sae, Minegishi Minami Watashi wa Watashi, Umeda Ayaka Last of Summer, Kimi Rashisa Hori Miona.

Juga sempat memotret buat Matsui Rena Hemeretto, Matsumura Sayuri dan Kingyo, Tomonaga Mio Hinata, Utsukushii Tsumi Anna Iriyama, Mu-Kuch Watanabe Risa, Iwasa Misaki Wasamin, Nostaltimental Ota Yuuri, Kimi no Ashiato Ikoma Rina, Hinatazaka46 Tachikogi, Jibun Zukan Yahagi Moeka, Nogisatsu Nogizaka46, Jonishi Kei 21K, Saito Yuri 7-you no Shiawase, Sugai Yuuka Fiancee, Yamada Marina Mariri, Koko Kara Nagahama Neru, Nishino Nanase Watashi no Koto dan Fudangi, Yagami Kumi Kuumin, sampai Watanabe Miyuki Desu, dan Hoshino Minami Itazura.

Alasan lainnya sebab kini banyak penyebar konten digital ilegal seperti RAR File hasil scan setiap Photobook member mau pun mantan anggota grup bertebaran. Isi yang membosankan juga selalu menjadi alasan klasik mengapa orang enggan membeli PB artis.

Terlepas dari angka jual rendah Photobook Owada Nana Risutaato alias Restart itu mengisyaratkan bahwa Naanya bakal benar-benar me-reboot seluruh karirnya serta memulai hal baru mungkin melupakan AKB48 bakal bikin dia fokus buat sukses lagi.